Sabtu, 19 November 2011

Grounding

Grounding atau pembumian adalah salah satu metoda dalam listrik dan elektornika yang digunakan untuk meneruskan energi listrik yang berlebihan dengan aman ke bumi. Para pengguna peralatan elektronik tentu membutuhkan sistem kelistrikanyang baik yang dapat menjamin kelangsungan operasional peralatan mereka. Oleh karena itu metoda pembumian atau grounding ini sangatdiperlukan untuk kelangsungan kerja dan keamanan dalam banyak hal. Fungsi Grounding Pada Beberapa Alat : Stabilizer Alat ini banyak digunakan untuk menstabilkan tegangan yang bersumber dari listrik. Cara kerja alat ini yaitu mendeteksi tegangan yang masuk dan menyesuaikan tegangan keluaran dengan alat yang disebut dengan transformator atau biasa disebut dengan trafo. Biasanya stabilizer ini mempunyai bahan pembungkus atau chasing yang terbuat dari seng atau jenis tembaga lainya yang mengandung bahan yang dapat menghantarkan listrik. Dengan otomatis transformator yang menempel pada chasing ini berpotensiuntuk menimbulkan kebocoran tegangan yang berasal dari induksi transformator. Dengan adanya grounding, stabilizer menjadi aman dan tidak ada efek samping untuk digunakan. Penggunaan grounding disini yaitu meredam atau membuang dengan aman tegangan- tegangan yang ditimbulkan oleh transformator. Cara penggunaan grounding pada alat ini adalah dengan memanfaatkan teknologi induksi dari getaran elektromagnetik yang di hantarkan oleh element ditengahnya. Penangkal petir Alat ini biasanya menempel di atas genting gedung-gedung tinggi atau bangunan atap rumah yang cukup tinggi. Alat ini digunakan untuk meredam tegangan yang berasal dari petir yang terjadi karena adanya perbedaan potensial pada awan-awanyang mengandung air. Pada saat awan bertabrakan dengan awan lain yang berbeda potensial, terjadilah kilatan cahaya disertai dengan suara yang lebih lambat. Sambaran petir biasanya menyambar pada sesuatu yang paling tinggi, seperti batang pohon atau bangunan. Penggunaan grounding disini yaitu dengan menyambungkan titik-titik penangkal dengan kabel yang tebal kepada saluran grounding yang telah dibuat. Dengan dipasang metoda seperti ini, sambaran petir akan diredam dan dinetralisir oleh grounding. Modem SDSL Sama halnya dengan modem SDSL, grounding dipergunakan untuk proteksi petir. Hanya saja sambaran petir ini tidak langsung melalui sebuahpenangkal tetapi sambaran dari kabel yang dipergunakan untuk media transmisinya berupa kabel DW ( Drop Wire ) yang bisanya terjadi diantara perjalanan kabel. Oleh karena itu setiap modem dilengkapi dengan alat berupa arrester pada saat instalasi. Jadi fungsi arrester ini yaitu membuang tegangan yang masuk bilainput tegangan berlebihan dari pemakaian biasa dan langsung melewatkan tegangan tinggi tersebut melalui saluran grounding.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar