Sabtu, 19 November 2011

mekanisme kinerja sirkulasi air

- "Sesuai dengan sistem
mekanisme kinerjanya
sirkulasi air yang
digunakan ada 2 macam
yaitu": 1) "Metode kinerja dengan
menggunakan sirkulasi
alamiah/Thermo-syphon":
a) "Mekanisme kinerja
yang dalam proses kinerja
sirkulasinya dengan menggunakan metode
sistem dari proses kinerja
sirkulasi alamiah, dimana
dalam proses kinerjanya
air pendingin akan
mengalir dengan sendirinya yang
dikarenakan akibat
terjadinya suatu kondisi
perbedaan antara massa
jenis air yang telah panas
dibandingkan dengan air yang masih dingin".
b) "Untuk guna
mendukung tercapainya
proses kinerja ini, agar
kondisi air yang panas
dapat berubah menjadi kondisi yang dingin, maka
diperlukan suatu kinerja
bantuan sebagai untuk
pembuangan panasnya
dengan cara
dipasangkannya suatu komponen radiator".
c) "Dalam proses
mekanisme kinerjanya
dimana air yang berada
dalam mantel air akan
dipanaskan oleh hasil akselerasi kinerja
pembakaran BBM
sehingga kondisi dari
suhunya akan menjadi
naik, yang mengakibatkan
suatu efek dari kondisi massa jenisnya akan
berubah menjadi turun
dan air ini dalam
kinerjanya mendapatkan
akselerasi daya tenaga
tekanan sehingga didesak ke atas oleh air yang
kondisinya masih dingin
dari radiator".
d) "Guna untuk tujuan
tercapainya suatu proses
kinerja dimana kondisi pembuangan panas dari
radiator dapat terjadinya
sebesar mungkin maka
pada sistem kinerja
pendingin harus
dilengkapi juga dengan suatu komponen kipas
yang berfungsi untuk
mendukung akselerasi
kinerja bantuan
mengalirkan udara pada
radiator agar supaya panas pada radiator dapat
dibuang/ diserap udara".
2) "Pada sirkulasi dengan
menggunakan metode
kinerja daya tenaga
tekanan pada prinsipnya sama dengan metode
sistem sirkulasi alamiah,
tetapi untuk guna
mendukung proses
akselerasi kinerja
percepatan terjadinya suatu kinerja dari
sirkulasi, maka pada
sistem dipasangkan
bantuan komponen
pompa air".

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar