Minggu, 20 November 2011

Mesin Loyo DanNgelitik, WaktunyaMelakukan Skir Klep?

Pastinya kita pernah
mendengar istilah skir
klep, mungkin pada saat
kita sedang melakukan
servis berkala mesin.
Sebenarnya apa pengertian skir klep? Skir klep adalah proses
penghalusan dan
merapatkan antara
seating klep dengan

klep itu sendiri dengan
tujuan menghindari kebocoran kompresi. Seperti yang kita ketahui
bahwa proses kompresi di
dalam ruang bakar adalah
campuran udara dan
bahan bakar yang masuk
melalui klep masuk akan dikompresi oleh gerakan
naik piston.
Kesempurnaan proses
kompresi sangat
tergantung oleh rapatnya
ring piston dan klep- klepnya. Bila ada
kebocoran diantara satu
komponen tersebut maka
dipastikan tenaga mesin
berkurang dan terjadi
gejala ngelitik. Untuk mengetahui adanya
kebocoran kompresi
lakukanlah tes kompresi,
bila terjadi penurunan
kompresi yang ditetapkan
oleh pabrik kemungkinan terjadi kebocoran pada
ring piston atau klep. Hal
biasa yang dilakukan
adalah memasukkan
sedikit oli ke ruang bakar
melalui lubang busi lalu tes ulang kompresinya,
bila terjadi peningkatan
kompresi berarti ring
piston yang bocor dan
harus turun mesin. Namun
bila hasil pengetesan ulang kompresinya tetap
sama maka klep bocor
dan perlu dilakukan skir
klep. Saat melakukan skir klep,
bagian mesin yang
dicopot hanya bagian
atasnya saja lalu
dilakukan penghalusan
permukaan antara klep dan kepala silinder.
Permukaan yang halus
sangat kuat untuk
menahan kebocoran
tekanan di ruang bakar.
Pada saat melakukan skir klep pun dapat dilakukan
pula pembersihan bagian
atas piston dan kepala
silinder dari kerak-kerak
sisa pembakaran. Bila sudah melakukan skir
klep dan membersihkan
kepala silinder maka
kompresi akan kembali
seperti semula. Bila
didukung oleh komponen lain yang bekerja dengan
baik, mesin pun akan
bertenaga dan berjalan
normal kembali.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar