Minggu, 06 November 2011

MOTOR DC

Dalam bentuk paling sederhana,suatu motor dc menggunakan suatu magnet tetap (PM) untuk menghasilkan suatu medan magnet statis melintasi dua kutub.Antara kutub-kutub dihubungkan suatu kumparan kawat yang bebas untuk berputar (armature) dan kumparan kawat ini dihubungkan ke suatu sumber arus dc melalui suatu tombol yang tertempel pada batang (komutator).Untuk kondisi yang diperlihatkan, arus di dalam kumparan akan menghasilkan suatu medan magnet dengan suatu orientasi utara/ selatan.Penolakan selatan PM dan selatan kumparan (dan yang utara) akan menyebabkan suatu tenaga putaran yang akan memutar kumparan tersebut seperti yang ditunjukkan.Jika komutator tidak dipisah, kumparan hanya akan berputar sampai PM dan kumparan kutub utara dan selatan terletak di atas dan kemudian berhenti,tetapi karena komutator,kumparan tersebut mendapati bahwa saat berputar arah arus yang melalui melalui kumparan membalik.Jadi,tenaga putaran muncul lagi dan kumparan terus berputar. Dari model yang
sederhana ini anda dapat melihat bahwa kumparan akan terus berputar. Kecepatan akan tergantung pada arus. Pada kenyataannya,arus jangkar tidaklah ditentukan oleh resistansi kumparan,oleh karena perputaran kawat di dalam suatu medan magnet.Sehingga, tegangan yang efektif, yang menentukan arus dari resistansi kawat dan Hukam Ohm adalah perbedaan antara tegangan yang diterapkan oleh perputaran tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar