Sabtu, 19 November 2011

PEMBILASAN SEARAHMESIN DIESEL

Motor diesel yang
berdaya besar yang
memiliki siklus dua
langkah umumnya
memiliki efisiensi
volumetrik yang lebih besar bila dibandingkan
dengan motor diesel
dengan siklus empat
langkah, oleh karena
dewasa ini mesin diesel
dengan kapasitas besar, rata-rata mengunakan
siklus dua langkah. Faktor

penting dalam siklus
operasi dua langkah
adalah pembilasan,
karena pembilasan sangat menentukan unjuk kerja
pembakaran dalam siklus
selanjutnya. Ada beberapa macam
pembilasan yang umum
digunakan dalam siklus
operasi dua langkah, dan
salah satu diantaranya
adalah sistem pembilasan searah (uniflow
scavenging). Pembilasan
ini tergolong yang terbaik
diantara sistem
pembilasan yang lainnya,
jika digunakan untuk motor diesel ukuran
besar. Dewasa ini hampir semua
motor diesel siklus dua
langkah daya besar
menggunakan sistem
pembilasan searah. Pada
proses siklus dua langkah ini pembilasan terjadi
dengan bantuan
turbocharger yang
digerakkan oleh turbin
yang energinya
diambilkan dari gas buang (exhaust gas).
Penggunanaan
turbocharger
dimaksdukan untuk
meningkatkan volume
udara yang masuk dalam silinder. Akibat dari
dikompresinya udara oleh
turbocharger,
temperature udara sedikit
naik dan ini akan
menrunkan massa jenis (density) udara itu sendiri,
akibatnya effiesensi
volumetrinya hanya
meningkat sedikit. Dengan
memasang sistem
pendingin setelah turbocharger, densitas
udara dapat ditingkatkan
kembali sehingga
effisiensi volumetriknya
meingkat kembali. Udara pembilasan juga
akan mendorong gas sisa
pembakaran yang belum
keluar melalui katup
buang di kepala silinder,
lurus dari bagian bawah ke bagian atas silinder.
Karena aliran udara
pembilas yang lurus maka
efisiensi pembilasannya
menjadi tinggi. Aliran
udara pembilas yang lurus akan mengurangi
kecenderungan terjadinya
turbolensi udara dan juga
terjadinya pencampuran
antara udara pembilas
(fresh air) dengan gas sisa pembakaran menjadi
berkurang. Dengan
pembilasan udara yang
lebih baik ini, juga akan
meningkatkan kualitas
pembakaran, sehingga tekanan efektif rata-rata
meningkat dan unjuk
kerja mesin secara umum
akan lebih baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar