Sabtu, 19 November 2011

Problem Listrik

Beberapa problem listrik yang terindentifikasi sering menyebabkan instrumen listrik tidak dapat bekerja atau bahkan dapat membahayakan
di antaranya: [1].EXTREME VOLTAGE atau Tegangan Ekstrim : sebuah kondisi dimana suplai tegangan input
berubah tiba-tiba melebihi ambang batas normal.Biasanya akibat efek rambatan petir atau gangguan pada sistem
pembangkit.Sangat berbahaya bagi perangkat/instrumen
elektronik. [2].ELECTRIC SURGE atau Tegangan Kejut : Terjadi hentakan listrik dimana tegangan naik/turun
drastis sesaat secara tiba-tiba.Penyebab yang paling sering terjadi adalah
akibat perpindahan sumber pembangkit (PLN ke Genset) atau adanya pemadaman
sesaat pada sumber listrik/pembangkit.Salah satu penyebab kerusakan perangkat
atau instrumen elektronik/listrik yang paling sering terjadi. [3].ELECTRICAL NOISE : Adanya induksi pada jalur
suplai listrik, seperti adanya kebocoran listrik (internal maupun eksternal),
induksi magnetic yang disebabkan sumber tenaga yang besar (kumparan listrik) di
sekitar jaringan.Sangat mengganggu
kinerja perangkat sehingga tidak dapat bekerja optimal sehingga terjadi deviasi
pada output perangkat. [4].UNSTABLE VOLTAGE : Tegangan tidak
stabil/naik-turun,dapat menyebabkan kinerja perangkat menjadi tidak optimal
akibat suplai tegangan yang berubah-rubah. [5]. GROUNDING : Sistem pertanahan, merupakan titik acuan nol
di lokasi pemakai, umumnya dihubungkan ke tanah/bumi.Secara teori,acuan nol
di lokasi pemakai harus sama dengan acuan nol di pusat pembangkit (ground
voltage=0) walaupun pada
kenyataannya hal itu sulit sekali didapatkan. Selain
itu,kebocoran listrik di sekitar lokasi pemakai serta adanya induksi, juga
menyebabkan beda potensial sehingga menyebabkan ground voltage > 0.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar