Sabtu, 05 November 2011

TEMPERATUR CONTROL

Temperature control adalah alat yang dapat mengukur atau mengontrol besarnya suhu yang terdapat pada suatu benda,bidang atau ruang untuk diproses lebih lanjut.Keluaran dari temperature kontrol dapat kita hubungkan ke perangkat listrik lainnya seperti relay,MC,solenoid valve dll sesuai dengan keperluannya.Besarnya nilai suhu yang diukur ( actual ) akan ditampilkan pada display yang terdapat pada temperature control lalu dibandingkan dengan nilai suhu yang diinginkan atau set point.Contoh yang paling sederhana, pada pengukuran suhu di dalam sebuah mold misalnya nilai suhu yang diinginkan adalah 120 C, lalu actual suhu yang diukur sebesar 123 C, maka kontak output alarm pada temperatur control akan bekerja, kontak ini dapat digunakan untuk mengontrol peralatan- peralatan lainnya seperti solenoid valve,magnetic contactor untuk pompa dll.Besarnya batasan nilai alarm, dapat diatur pada bagian parameter yang terdapat pada alat tersebut sehingga temperatur actual dapat sesuai dengan temperature yang didinginkan.Input : atau masukan atau pemungut yang digunakan umumnya berupa sensor temperatur berupa thermocouple dan PT100, dihubungkan langsung ke terminal input dari Temperature control. Atau bisa juga masukan berupa signal tegangan atau arus yang berasal dari perangkat lain seperti tranducer dll, besarnya nilai arus signal antara 4 - 20 ma. Output : Output atau keluaran dari temperature kontrol dapat berupa signal arus (analog) atau berupa kontak relay yang siap dihubungkan dengan perangkat kontrol lainnya.CARA KERJA : Umumnya Temperture kontrol mempunyai set point / batasan nilai suhu yang kita masukan kedalam parameter didalamnya. Ketika nilai suhu benda (nilai actual) yang diukur melebihi set point beberapa derajat maka outputnya akan bekerja.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar