Minggu, 06 November 2011

TEORI DASAR LISTRIK

Seperti Anda ketahui
setiap zat di dalamnya
ada muatan. Muatan zat
ini terdiri atas muatan
positif (PROTON) dan
muatan negatif (ELEKTRON)serta inti atau NEUTRON.
Neutron dan elektron
menempati posisi mengelilingi neutron.Setiap saat elektron dan proton melakukan
pergerakan sedemikian
rupa sehingga terjadi
perubahan.Dalam TEORI DASAR LISTRIK pergerakan
muatan inilah yang menyebabkan pengaliran
muatan yang selanjutnya
Anda kenal sebagai ALIRAN LISTRIK.Pengaliran muatan ini
sangat memungkinkan
sebab adanya perbedaan
muatan antara bagian
POSITIF dan NEGATIF.Dalam
kehidupan Anda sehari-hari,peranan listrik
sangat signifikan dengan kebutuhan hidup yang semakin beragam dan
mengikuti perkembangan
teknologi kehidupan.
Setiap saat, perkakas
hidup Anda selalu
mengalami perkembangan sehingga
Anda harus siap
menjalankan kehidupan.Ada banyak barang yang
sumber energinya listrik
sehingga agar Anda tidak
mengalami kesulitan pada
saat operasional istrik,maka teori dasar listrik
harus di pahami.Ketika bagian positif
benda di hubungkan
dengan bagian negatif,
maka terjadilah
pengaliran muatan.Hal ini
karena bagian yang kelebihan muatan negatif
akan memindahkan
muatannya ke bagian
yang kekurangan muatan
negatif yaitu bagian
positif.Dalam teori listrik dasar proses ini di katakan
sebagai pengaliran listrik
yang disebut sebagai
MUATAN LISTRIK.Oleh karena itulah,maka
Anda mengenal beberapa
istilah dalam teori listrik
dasar.Istilah- istilah
tersebut meliputi : [1].KUTUB POSITIF yaitu
bagian sumber listrik yang di dalamnya
kekurangan muatan
negatif dan di sebut
sebagai bermuatan
positif. [2].KUTUB NEGATIF yaitu
bagian sumber listrik yang di dalamnya
kelebihan muatan
negatif dan di sebut
sebagai bermuatan
negatif. [3].KUAT ARUS yaitu jumlah
muatan yang mengalir
melalui media
perantara dari kutub
negatif ke kutub positif
dalam suatu sumber listrik.Kuat arus ini
sangat tergantung
pada jumlah muatan
yang berpindah dari
satu kutub ke kutub
lainnya.Semakin banyak muatan yang
berpindah,maka
semakin besar muatan
yang mengalir atau
kuat arus semakin besar. [4].VOLTASE yaitu beda
potensial yang
terdapat di kutub
positif dan kutub
negatif.Beda potensial
ini sangat menentukan besar kecilnya kuat
arus yang mengalir
dari kutub negatif ke
kutub positif. Dengan
adanya voltase inilah,
maka muatan yang ada dapat berpindah dari
satu tempat yang
kelebihan ke tempat yang kekurangan dalam hal ini muatan
negatif menuju ke
bagian yang
bermuatan positif. [5].HAMBATAN yaitu
penghambat aliran
listrik dari kutub
negatif ke kutub
positif. Hambatan ini
sangat menentukan besarnya arus listrik
yang mengalir pada
media perantara aliran.Setiap bahan
mempunyai hambatan
yang berbeda. Ada
bahan yang
hambatannya kecil
sehingga aliran listrik dapat lancar tetapi jika
hambatannya besar,
maka alirannya jelas
tidak lancar. [6].DAYA LISTRIK yaitu
kemampuan listrik
untuk melakukan
kegiatan atau
pekerjaan.Daya listrik ini adalah kemampuan
yang di miliki oleh
listrik untuk melakukan
kegiatan dalam jangka
waktu tertentu.Dalam teori listrik dasar,
aliran listrik dapat tercipta
atau terjadi jika rangkaian
tertutup dari sekian
banyak alat listrik. Jika sumber listrik
di hubungkan dengan alat-
alat listrik sehingga terjadi
rangkaian,maka muatan
yang ada di setiap kutub
bereaksi. Dan, kutub negatif sebagai kutub
yang kelebihan elektron
segera saja
menggerakkan
muatannya Pergerakan muatan dalam
rangkaian ini selanjutnya
dalam teori listrik dasar disebut sebagai aliran
listrik atau listrik yang
mengalir.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar