Selasa, 01 November 2011

Test motor Listrik

Test Motor Listrik.Secara umum
melakukan test dengan
urutan test secara
progressive yang harus
di lakukan Pengukuran atau test dapat menentukan
diagnosa perbaikan atau
repair.Rekomendasi
urutan test sbb :
1. Resistance Test
2. Meg-ohm test 3. HiPot Test
4. Surge.--1. Coil Resistance Test Tahanan coil di test atau
di ukur terutama untuk
mengetahui kesamaan/
balance atau tidak
di antarai ketiga phasenya,
perbedaan pengukuran dengan pengukuran
sebeumya sebelumnya
dan perbedaan dengan
yang tertera di name
platenya. Jika di temukan problem, maka motor harus di inspeksi untuk
menemukan sebab
problem tsb.
Problemnya mungkin:
Hard Shorts/ hubung
pendek dengan core·Hard Shorts/hubung
pendek antar coil dalam
phase atau
Hard Shorts/hubung
pendek antar coil antar
phase·Ukuran kawat/coil tidak
sama/salah
· Connnection atau
sambungan terminal
kendor atau berkarat
Lebih jauh jika pengukuran dapat
di terima maka HiPot atau
Surge baru di perlukan 2. Megohm Test Megohm test/tes tahanan
di lakukan dengan
voltage/tegangan
berdasarkan tegangan
kerja motor dan standard
pabrikan atau pemakai sebagai panduan.
Membandingkan hasil
pengukuran dengan
standard akan
menggambarkan kondisi
coil Jika terukur tahanan atau resistansi rendah
maka harus di adakan
pemeriksaan lebih teliti,
kemungkinan terjadi
ground-wall pada insulasi.
Ground-wall al : Lapisan insolasi atau
enamel kawat terbakar
atau rusak
·Coil motor mungkin
penuh kotoran,debu
karbon ada air/lembab atau kontaminan
·Koneksi pada coil-coilnya
mungkin jelek·Insolasi yang di gunakan
untuk terminal connection
ke juction-box mungkin salah ratingnya. Tidak
perlu di adakan test lebih
lanjut jika belum
di ketemukan mengapa
megohm rendah dan di
perbaiki 3. HIPOT Test HiPOT test di lakukan
menggunakan test
voltage yang pada
pokoknya lebih tinggi dari
Megohm-test, tetapi,
sekali lagi tergantung dari voltase operasi
motor dan sesuai
dengan standard tertentu
atau panduan perusahaan
pemakai.
Mencari hal yang di luar biasa : kebocoran arus
tinggi atau bocor tidak
tetap/sesekali atau loncat
naik-turun.Rusak atau
bocor arus tinggi
merupakan indikasi kerusakan ground-wall
insulasi.
Periksalah : liner-slot,
wedges, konduktor antara
junction box dan coils dll 4. Surge Test : Surge test di lakukan
untuk setiap phase,juga
memilih test voltage
berdasarkan voltage
operasi motor dan
standard dan panduan perusahaan pemakai.Rekomendasi Test
Voltage : HiPot dan Surge Test
Voltase Test untuk HiPot :
motor, generator,
transformator = dua kali
voltase jaringan/operasi
mesin tsb.di tambah 1000 volt.
Sesuai dengan NEMA MG-1,
IEEE 95-1977 (untuk
voltage lebih tinggi dari
5000 volts) dan IEEE
43-1974 ( test voltage kurang dari 5000 volts) Contoh : Motor 460 VAC -> test voltase = 2 x 460 V +
1000V = 1920 V
Motor 4160 VAC -> test
voltase = 2 x 4160V +
1000V = 9320 V Untuk winding baru atau
rewound motor,test
motor kadang di tambah
dengan safety-factor 1,2 –
1,7. Di maksudkan untuk
quality control yang lebih tinggi derajatnya untuk
mendapatkan motor
dengan kwalitas tinggi. Contoh : Motor 460 VAC-> test voltase = 2 x 460V +1000V
x 1,2 = 2304 V atau
Motor 460 VAC -> test voltase = 2 x 460V+1000V
x 1,7 = 3464 V Catatan : meski CRT sudah
di kalibrasi tetapi sulit
untuk mendapatkan besar
voltase yang sama persis
dengan permintaan test,
jadi ambillah harga pembulatan yang
terdekat.
Prinsip Kerja : Coil Resistance--Testing
Coil Resistance Test atau
Test Tahanan Coil
prinsipnya sederhana
mudah untuk di lakukan
dan dapat langsung mengetahui kondisi
konduktor dari winding.
Test ini terdiri dari:
menginjeksi arus listrik
dengan besaran konstan
ke winding · mengukur voltage-droop
dalam winding· kemudian menghitung
resistansi menggunakan
Hukum Ohm
Jika terjadi short di dalam winding maka resistansi
lebih rendah dari normal.
Hasil penghitungan bisa
di bandingkan dengan
winding yang sama atau
catatan resistansi sebelumya atau data dari
name plate, sudah buruk
atau masih baik.
Hasil pengukuran
resistansi di pengaruhi
oleh konduktivitas tembaga dan temperatur
ruang.Maka agar hasil
teliti harus ada koreksi
karena temperature
ruang.
Juga untuk mendapatkan akurasi hasil voltage-
droop,injeksi arus listrik
ke coil sekurang-
kurangnya sebesar 10
Ampere.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar