Rabu, 07 Desember 2011

Exhaust System



Fungsi dari exhaust system atau yang biasa disebut knalpot ini sebenarnya “hanya” membuang gas buang yang dihasilkan oleh ruang baker mesin. Namun jangan dianggap remeh, karena sistem gas buang yang buruk sangat memungkinkan untuk menurunkan performa mesin.
Info Automotive-Ujung-ujungnya mesin jadi loyo, tidak bertenaga dan boros bahan bakar. Ada tiga bagian dasar sebuah system gas buang, yaitu header (manifold), pipa penyalur dan muffler atau silencer. Namun dalam perkembangannya, dalam system ini juga terdapat catalytic converter, glasspacks dan resonator.
Manifold atau header adalah bagian ini adalah bagian yang menempel pada silinder head. Tugas utamanya adalah mengoptimasi kecepatan aliran gas buang. Semakin lancer dan cepat, maka kemungkinan peningkatan tenaga dan performa makin besar. Karena itulah para engine tuner memasukan header custom sebagai salah satu syarat utama agar performa mesin bias naik. Masing-masing jalur pipa di-design sedemikian rupa agar mampu mengalirkan udara secara smooth dan lancar agar mengurangi penahanan flow. Diameter pipa juga bias disesuaikan dengan karakter dan kapasitas mesin yang diinginkan. Prinsipnya, setiap pipa manifold harus mempunyai panjang yang sama agar kecepatn gas buang yang dihasilkan setiap ruang bakar mempunyai karakter yang sama. Panjang pipa manifold dan tekukannya mempengaruhi performa pada RPM tertentu.Pada beberapa kasus, manifold header juga bias dilapisi bahan keramik untuk mereduksi panas. Konfigurasi yang digunakan biasanya adalah 4:1 (empat pipa manifold masuk menjadi 1 bagian pada pia pembuangan) atau 4:2:1 (empat pipa manifold menjadi dua bagian terpisah dan kembali menjadi satu bagian pada pipa pembuangan

Catalytic converter berguna untuk mereduksi tingkat emisi gas buang terutama pada bahan-bahan beracun seperti gas CO.
Pertama diperkenalkan 1975 yang digunakan pada sepeda motor, generator atau alat berat lainnya. Namun ternyata alat ini membuat sejumlah tenaga mesin menjadi berkurang. Catalytic modern rata-rata hanya memproduksi 1-3 psi untuk efek back pressure. Oleh karena itu, banyak sekali produk after market yang menawarkan high pressure catalytic yang bias mengurangi emisi tanpa mengurangi performa mesin.

Pipa knalpot adalah bagian terpanjang pada struktur konstruksi knalpot. Bagian ini berfungsi sebagai jalur dan juga menyamakan/equalize tekanan gas yang ada dan menjaga back-pressure serendah mungkin agar tidak merugikan output akhir. Ukuran diameter biasanya ditingkatkan agar menjadi lebih lancar. Selain itu bahan pipa galvanized biasanya dipilih lantaran kuat.
Silencer adalah bagian paling belakang dari struktur knalpot. Selain mempunyai karakter suara yang diinginkan, bagian ini juga dibuat untuk menjaga tekanan gas buang yang diinginkan. Designnya biasanya sudah senyawa dengan design header, diameter pipa dan kapasitas mesin.




Biasanya, system free flow bias meningkatkan tenaga. Namun ingat, hal ini tidak selalu berbanding lurus. Banyak sekali kasus malah tenaga mesin menjadi ngempos alias melemah. Jadi, pilih design knalpot yang sesuai dengan karakter mesin. Coba berkonsultasi dan sesuaikan dengan kebutuhan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar