Rabu, 07 Desember 2011

Macam-macam Intercooler pada TurboCharge



Bagi kalangan penggila kecepatan, pasti sudah sangat pengerti apa itu intercooler dan fungsinya. Tetapi tidak sedikit juga para penggila kecepatan yang kurang mengetahui macam-macam intercooler secara detail. Maka dari itu, kami angkat dalam artikel ini.
Fungsi intercooler dalam Turbo adalah sebagai penurunan suhu mesin yang sangat tinggi setelah diambil dari katup buang. Ada sejumlah keuntungan yang dirasakan oleh para penggunanya.Pertama, turunnya suhu udara menyebabkan molekul udara menjadi lebih padat. Semakin padat molekul udara di dalam saluran masuk semakin besar pula tenaga yang dihasilkan mesin tersebut. Selain itu, temperatur lebih rendah juga mengurangi gejala gelitik (knocking). Sesuai kebutuhan dan perkembangannya. Intercooler didesain berbagai bentuk. Pertimbangan desainnya lebih di utamakan untuk mengoptimalkan pendinginan udara tanpa perlu banyak mengurangi tekanan turbo (Turbo Pressure)

Tipe Intercooler
Secara umum, intercooler dibedakan menjadi 3 jenis. Intercooler jenis udara ke udara, udara ke air, dan one shot.
Udara ke udara adalah jenis intercooler yang paling banyak digunakan dalam mobil-mobil saat ini. Yang perlu diperhatikan dalam interccoler jenis ini adalah lekukan dan perubahan ukuran harus sesedikit mungkin. Selain itu, sambungan dan selang karet harus yang berkualitas baik agar mampu menahan tekanan Turbo. Tempat pemasangan Turbo juga perlu diperhatikan, harus ditempatkan di tempat yang sebanyak mungkin mendapat hembusan angin segar saat mobil bergerak.
Intercooler udara ke air awalnya digunakan untuk kapal-kapal laut. pada jenis ini air bersirkulasi untuk untuk mendinginkan udara, pada dasarnya prinsip kerjanya sama seperti air radiator. Komponen terpenting dalam intercooler jenis ini adalah pompa airnya. Untuk itu biasanya pompa air disambungkan dengan accu 12 volt yang dipasang seri ataupun paralel.
Intercooler One Shot memiliki kemampuan pendingin udara yang sangat tinggi dan cukup mendinginkan Turbo dan udaranya dalam waktu singkat. Jenis Intercooler seperti ini tidak cocok untuk kendaraan sehari-hari, melainkan untuk kendaraan Drag Race. Biasanya bahan yang digunakan untuk Intercooler One Shot menggunakan N2 ataupun ES

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar