Rabu, 07 Desember 2011

PRINSIP KERJA SISTEM BAHAN BAKAR DIESEL




Pada mesin diesel hanya udara bersih yang dihisap dan dikompresikan. Bahan bakar dan udara dicampur di dalam silinder dengan cara setelah udara dikompresikan, bahan bakar disemprotkan kedalam ruang bakar sehingga terjadi pembakaran. Persyaratan tekanan udara kompresi 1,5-4 Mpa (15-40 bar) sehingga temperatur udara naik 700-900oc. Bahan bakar harus dikabutkan halus, oleh pompa injeksi pada tekanan (100-250 bar).
Ada dua cara penyemprotan bahan bakar kedalam ruang bakar yaitu injeksi langsung dimana injection nozzle menyemprotkan bahan bakar langsung keruang bakar utama(main combustion chamber) pada akhir langkah kompresi. Udara tertekan dan menerima pusaran cepat akibatnya suhu dan tekanannya naik bahan bakar cepat menguap dan menyala dengan sendirinya setelah disemprotkan.
Cara menyemprotan yang kedua ialah injeksi tidak langsung dimana bahan bakar disemprotkan oleh injection nozzle ke kamar depan (precombustion chamber). Udara yang dikompresikan oleh torak memasuki kamar pusar dan membentuk aliranturbulensi ditempat bahan bakar yang diijeksikan. Tetapi sebagian bahan bakar yang belum terbakar akan mengalir ke ruang bakar utama melalui saluran transfer untuk menyelesaikan pembakaran.

Pada sistem bahan bakar mesin diesel, feed pump menghisap bahan bakar dari tangki bahan bakar. Bahan bakar disaring oleh fuel filter dan kandungan air yang terdapat pada bahan bakar dipisahkan oleh fuel sedimenter sebelum dialirkan ke pompa injeksi bahan bakar. Dari pompa injeksi selanjutnya melalui pipa injeksi bahan bakar dialirkan ke injektor untuk diinjeksikan ke ruang bakar.
Ada dua tipe pompa injeksi pada sistem bahan bakar diesel yaitu pompa injeksi in-linedan pompa injeksi distributor.
1. Pompa injeksi in-line
Keterangan:
  1. Fuel tank (tangki bahan bakar)
  2. Fuel line (pipa bahan bakar)
  3. Priming pump (pompa priming)
  4. Feed pump
  5. Water Sedimenter dan Fuel filter
  6. Injection pump (pompa injeksi)
  7. Injection pipe (pipa injeksi)
  8. Injection nozzle (injektor)
  9. Over flow pipe (pipa pengembali)
Aliran bahan bakar adalah sebagai berikut:
2. Pompa injeksi distributor
terangan:
  1. Fuel tank (tangki bahan bakar)
  2. Fuel line (pipa bahan bakar)
  3. Water sedimenter dan fuel filter
  4. Priming pump (pompa priming)
  5. Injection pump (pompa injeksi)
  6. Injection pipe (pipa injeksi)
  7. Injection nozzle (injektor)
  8. Over flow pipe (pipa pengembali)
Aliran bahan bakar adalah sebagai berikut:



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar