Rabu, 07 Desember 2011

PEMELIHARAAN SISTEM BAHAN BAKAR DIESEL




Prosedur pemeliharaan sistem bahan bakar Diesel
A. Penggantian Saringan Bahan Bakar
  1. Kendorkan saringan solar yang bekas dengan memutar berlawanan arah jarum jam menggunakan kunci saringan.
  2. Bersihkan permukaan atasnya agar saringan yang baru dapat dipasang dengan sebaik-baiknya.
  3. Oleskan oli mesin pada O-ring
  4. Isi solar kedalam saringan yang baru untuk memudahkan buang angin.
  5. Pasang dengan memutar saringan solar sampai O-ringnya terpasang dengan baik. Hati-hati jangan sampai solarnya tumpah.
  6. Gunakan kunci saringan untuk mengencangkannya lagi antara 1/3 sampai 2/3 putaran.
  7. Operasikan pompa tangan untuk mengeluarkan anginnya dari saluran bahan bakar.
B. Prosedur Buang Angin Pada Sistem Bahan Bakar
  1. Kendorkan baut pembuang angin pada pompa injeksi.
  2. Pompalah pompa tangan sampai solar beserta anginnya keluar.
  3. Kencangkan kembali baut pembuang angin.
Hidupkan mesin. Putar mesin sampai 10 detik atau sampai mesin hidup. Apabila mesin tidak hidup dalam waktu 10 detik ulangi langkah no. 7 pada penggantian saringan bahan bakar.
C. Prosedur buang air pada Pre-fuel filter.
Lampu indikator volume air pada meter combinasi akan menyela apabila ketinggian air dalam water sedimenter melebihi batas spesifikasinya. Keluarkan air dan benda asing dari water sedimenter dengan prosedur sebagai berikut:
  1. Letakkan ujung selang plastik (letaknya dibawah drain plug) ke dalam penampung.
  2. Kendorkan tutup pembuang udara dan tutup pembuang air kemudian buanglah airnya.
  3. Setelah airnya dibuang kencangkan kembali tutup pembuang udara dan tutup pembuang air.
  4. Kemudian operasikan pompa tangan pada pompa injeksi untuk membuang angin pada saluran bahan bakar.
  5. Setelah menghidupkan mesin, periksa apakah ada kebocoran solar pada drain plug.

D. Pemeliharaan/ Servis Nozzle Pengabut.
  1. Gunakan nozzle tester untuk memeriksa tekanan awal nozzle. Spesifikasi besarnya tekanan awal dapat dilihat pada buku manualnya. Apabila tekanannozzle di atas atau di bawah tekanan spesifikasinya, nozzle harus disetel atau diganti.
  2. periksa kondisi pengabutan. Jika kondisi pengabutan tidak baik, nozzle harus distel atau diganti.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar