Rabu, 07 Desember 2011

Fungsi Karburator pada Kendaraan Bermotor



Fungsi karburator ialah :
a. Mengatur perbandingan campuran udara dan bahan bakar.
b. Menjadikan campuran tersebut menjadi kabut.
c. Menambah atau mengurangi jumlah campuran sesuai dengan kecepatan dan beban motor yang berubah-ubah.
Sejak sebuah motor dihidupkan hingga motor berjalan pada kondisi yang stabil, mengalami beberapa kali perubahan perbandingan campuran. Jika motor dihidupkan dalam
keadaan dingin perbandingan tersebut bahkan diperlukan 1 : 1. Kemudian sesudah hidup berubah menjadi 11,5 : 1. Untuk tenaga yang maximum perbandingan yang diperlukan sekitar 12 : 1 dan pada keadaan 80 sampai 90% kecepatan maksimum (kecepata ideal) perbandingannya ialah 16 : 1.
Pada jenis karburator yang modern, pengatur campurannya dapat bekerja secara otomatis, perbandingan campuran udara dan bensin 15 : 1. Campuran bensin dan udara yang terlalu tipis dapat mengakibatkan :
a. Motor lekas menjadi panas.
b. Katup buang dapat terbakar.
c. Pelumasan pada dinding-dinding silinder kurang baik, minyak banyak turut terbakar.
d. Tenaga motor berkurang
Kemudian timbul ledakan-ledakan didalam karburator sehingga dapat menimbulkan kebakaran.
Campuran bensin dan udara terlalu boros, dapat mengakibatkan :
a. Motor menjadi panas
b. Gas buang berwarna hitam.
c. Dapat menimbulkan ledakan-ledakan di dalam atau pada ujung pipa buang.
d. Pemakaian bahan bakar terlalu boros.

Macam-macam Konstruksi Karburator Berdasarkan Kedudukan Manifol
Terhadap letak manifold, karburator dibedakan atas :


a. Karburator aliran bawah (turun)
Karburator aliran bawah, arah aliran udara dengan bensin saling berlawanan, bensin jatuh mudah untuk dilayani karena tempatnya di bagian atas, tapi unit motornya menjadi lebih tinggi oleh adanya saringan udara di atas karburator.
Gambar. Karburator Arus Turun (aliran ke bawah)



b. Karburator aliran horizontal (rata)
Karburator aliran horizontal (rata) digunakan pada motor-motor kecepatan tinggi. Manifold isap dapat dibuat lebih pendek sehingga kerugian gesek berkurang dan rendeman pengisian bertambah (Gambar 3)., dan dipakai oleh beberapa merek saja misalnya karburator S.U.
Gambar. Karburator Arus Rata (aliran horizontal)




c. Karburator arus naik (aliran ke atas)
Karburator aliran ke atas yang dipergunakan adalah jarang disebabkan rendeman pemasukan jelek karena bensin harus diisap ke atas Identifikasi karburator sekarang lebih dikenal berdasarkan pabrik yang membuatnya dan modelnya. Nama – nama yang dikenal ialah :
- Stromberg, Rochester, Zenith, Carter dan Holley buatan Amerika
- S.U. dan Zenith buatan Inggris
- Solex buatan Prancis
- Weber buatan Itali
Gambar Karburator Arus Naik (aliran ke atas)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar