Sabtu, 12 November 2011

Deteksi Warna Oli

Deteksi mesin lewat warna oli Mengetahui kerusakan mesin.Cukup dari warna oli saja bisa untuk menyimpulkan kondisi mesin. [1].KUNING BENING Ini jika kondisi oli masih bagus dan baru.Keadaan mesin juga belum dinyalakan.Atau jika sudah dihidupkan belum terlalu lama.Kebanyakan oli berkelir kuning bening,kalau aslinya enggak kuning bisa saja.Tetapi pada umumnya kuning. [2].COKELAT KEKUNINGAN. Biasanya karena mesin sudah pernah digunakan untuk berjalan.Kondisi masih terbilang normal. Enggak perlu pergantian, cukup digunakan hingga jarak tempuh habis. [3].HITAM.Oli mesin berwarna hitam disebabkan mesin sudah berjalan dengan jarak tempuh maksimal.Sebaiknya diganti dengan yang baru,maksimal pemakaian.Lebih dari itu mesin bisa cepat panas.Akibatnya bisa merusak komponen mesin.Tetapi jika baru dipakai beberapa minggu oli sudah hitam,berarti bagian dalam mesin ada masalah.Bisa disebabkan dari banyaknya kerak di dalam mesin karena usia mesin sudah lebih dari lima tahun.Mengatasinya bisa dengan melakukan flush dan mengganti oli serta filter baru. Pembilasan bisa dilakukan 2 atau 3 kali agar lebih bersih. [4].HITAM KOTOR Kotor di sini maksudnya adalah oli bercampur gram atau butiran besi halus sisa gesekan antar komponen.Artinya peranti bagian dalam dapur pacu sudah ada yang aus.Oli yang sudah lama dipakai menyebabkan fungsi pelumasannya berkurang. Apabila tidak segera diganti,suhu mesin cepat naik dan gesekan antar komponen yang tidak berlapis oli mengakibatkan komponen cepat aus di tandainya munculnya butiran besi tadi.Tetapi selama tidak ada bunyi kasar yang timbul dari dalam,mesin masih bisa dipakai.Namun seharusnya segera ganti oli dan filter dengan yang baru.Dan disarankan pula untuk memeriksa komponen dalam mesin. Jika dibiarkan akan menimbulkan kerusakan komponen,seperti metal jalan,metal duduk bahkan dinding silinder akan baret. [5].PUTIH SUSU.Hal ini akibat tercampurnya oli dengan air.Penyebabnya bisa dari paking head rembes,oil cooler bocor atau dudukan filter oli.Sehingga jika ada kebocoran air dapat masuk tercampur dengan pelumas.Kalau sudah begini ganti peranti pendingin oli dan filter dengan yang baru.Jika oil cooler masih bagus,penyebab lainnya bisa karena kondisi mesin yang sering panas.Akibatnya lama-lama packing head melengkung sehingga air bisa masuk dari luar.Ganti packing baru dan silinder head dibubut biar rata.Kalau dibiarkan bisa menimbulkan munculnya gram (butiran besi) dan merusak onderdil mesin yang lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar