Sabtu, 19 November 2011

FITTINGS

Fittings diperlukan untuk mengubah arah baik 450 maupun 900, dan melakukan percabangan, maupun merubah diameter aliran. Ada beberapa cara penyambungan fittings, yaitu:

a. Butt-weld (BW)

Digunakan pada secara luas untuk proses, keperluan umum, dsb. Cocok untuk pipa dan fitting berukuran besar (2� dan lebih besar), dengan reliabilitas yang tinggi (leak-proof). Prosedur fabrikasinya adalah dengan menyatukan masing-masing ujung sambungan (bevel), diluruskan (align), tack-weld, lalu las kontinu. Beberapa contoh fitting yang menggunakan BW antara lain:

BW Tee, dipakai untuk membuat percabangan 900 dari pipa utama. Cabang dapat berukuran lebih kecil (reduced tee) atau sama dengan pipa utama (equal tee)

Stub-in digunakan untuk membuat cabang langsung ke pipa utama. Cabang berukuran lebih kecil.

Weldolet digunakan untuk membuat percabangan 900 pada pipa utama.

Elbolet digunakan untuk membuat percabangan tangensial pada suatu elbow .

Sweepolet digunakan untuk membuat percabangan 900. Umumnya dipakai pada pipa transmisi dan distribusi (pipe line system)



b. Socket-weld (SW)

SW digunakan untuk ukuran kecil (dibawah 2�). Ujung pipa dibuat rata, lalu didorong masuk ke dalam fitting, valve atau flange. Dibandingkan dengan BW, SW memiliki kelebihan dalam hal penyambungan dan pelurusan yang lebih mudah, terutama untuk ukuran kecil. Tetapi, adanya sisa jarak 1/16 in antara pertemuan ujung pipa dan fittings, valve, atau flange dapat menyebabkan kantung cairan. Penggunaan SW juga dilarang per ASME B31.1.0-1967 jika terdapat erosi atau korosi cresive.

Beberapa contoh SW fittings:

- Ful-coupling untuk menyambung pipa ke pipa

- Swage Nipples (Plain Both Ends/PBE) digunakan untuk menyambung SW item ke BW pipa atau fitting berukuran lebih besar

- SW Elbow digunakan untuk menghasilkan perubahan arah 900 atau 450.

- Nipolet digunakan untuk sambungan ke valve berukuran kecil.

- SW Tee dipakai untuk membuat percabangan 900 dari pipa utama. Cabang dapat berukuran lebih kecil (reduced tee) atau sama dengan pipa utama (equal tee)

- Sockolet digunakan untuk membuat percabangan 900 pada pipa utama.

- SW elbowlet digunakan untuk membuat percabangan tangensial pada suatu elbow



c. Screwed

Seperti SW, screwed piping digunakan untuk pipa berukuran kecil. Umumnya tidak dipakai untuk proses, meskipun mungkin pressure-temperature ratingnya memenuhi. SW dan screwed fitting umumnya berkelas 2000, 3000, dan 6000 PSI.

d. Quick Connector and Couplings

Digunakan baik untuk koneksi permanen atau sementara, tergantung pada kondisi servis, dan jenis sambungan. Biasanya cocok dipakai pada saat perbaikan jalur, dan modifikasi proses.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar