Sabtu, 12 November 2011

Mesin Ngelitik dan Berisik

Suhu mesin yang tinggi dan oktan bensin yang rendah,menyebabkan mesin mengalami gejala yang disebut pembakaran dini.Seperti orang yang emosional,pembakaran seperti ini tidak bisa dikontrol.Akibatnya, sama seperti yang telah dijelaskan pada artikel sebelumnya yaitu detonasi alias ngelitik. Sebenarnya pada mesin motor moderen, khususnya sistem injeksi, sudah dilengkapi dengan knock sensor.Tugasnya, memantau kondisi kerja mesin,ngelitik (knocking) atau normal.Kehebatan knocking sensor,bisa dapat membedakan suara berisik karena komponen yang beradu atau ledakan dari pembakaran di dalam mesin beradu.Kalau terjadi gejala ngelitik – karena oktan bensin yang rendah – waktu pengapian diset secara otomatis oleh komputer mesin.Waktu pengapian dimajukan untuk mencegah detonasi. Akibatnya, kerja mesin kurang efisien.Faktor inilah yang menyebabkan, bila menggunakan bensin dengan oktan lebih tinggi, lebih irit dibandingkan dengan oktan rendah (tentu diukur dalam satuan km/liter dan bukan harganya).Suhu mesin yang terlalu panas (overheating) juga menyebabkan pembakaran dini dan selanjutnya ngelitik. Ini bisa terjadi karena sistem pendingin tidak bekerja dengan baik. Bisa pula karena pelumas atau oli yang digunakan mutunya kurang bagus (kemampuan melumasi dan mendinginkan kurang ).Komponen mesin yang rusak karena ngelitik Penyebab lain, adanya kerak di dalam mesin (dipuncak piston dan kubah kepala silinder).Kerak ini pada saat suhu tinggi akan membara dan menyebabkan campuran bensin dan udara terbakar sebelum waktu pengapian. Karena itulah, sistem pendingin mesin perlu mendapatkan perhatian. Begitu juga dengan jumlah dan kualitas oli yang digunakan.ISPA Ketika mesin ngelitik, menimbulkan polusi ke lingkungan dalam bentuk nitrogen oksida (NOx), arang,hidrokarbon yang tidak terbakar.Kedua unsur kimia tersebut mengandung racun dengan warna kekuningan-kecoklatan. Selain polusi,juga menyebabkan makhluk hidup jadi susah bernafas (ISPA) dan mengancam paru-paru.Problem Mekanis Internal Komponen mekanis mesin juga menimbulkan suara yang sering dianggap ngelitik.Misalnya, suara katup (pada mesin lama yang masih harus disetel) dan bearing setang piston oblak.Pada setang piston (bertugas mengubah gerak bolak-balik menjadi berputar), setiap berubah arah, menimbulkan suara dari logam dipukul.Gejala ini disebut juga “rod knock”. Biasanya berirama dan makin kencang bila putaran mesin naik atau beban mesin bertambah. Penyebab lain karena komponen mesin adalah, roda gila retak atau pecah,bantalan pompa air aus.Tensioner tali kipas kendor.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar