Sabtu, 19 November 2011

Perbandingan Ukuran kapal dalam penentuan karakteristik kapal

Perbandingan ukuran utama kapal secara garis besar terbagi menjadi 4 yaitu sebagai berikut (tapi sebelum melanjutkan sebaiknya anda baca dulu postingan saya yg terdahulu mengenai ukuran utama kapal )
1. L/B
2. L/H
3. B/T
4. H/T
Dibawah ini diberikan uraian secara singkat ukuran utama danpengaruhnya terhadap perencanaan kapal. Panjang kapal ( L ), terutama mempunyaipengaruh pada kecepatan kapal dan pada kekuatan memanjang kapal.
Perbandingan L/B yang besar terutama sesuai untuk kapal – kapal dengan kecepatan yang tinggi dan mempunyai perbandingan ruangan yang baik, akan tetapi mengurangi kemampuan oleh gerak kapal dan mengurangi pula Stabilitas Kapal .
Perbandingan L/B kapal yang kecil memberikan kemampuan stabilitas kapal yang baik akan tetapi dapat juga menambah tahanan kapal.
Perbandingan L/H terutama mempunyai pengaruh terhadap kekuatan memanjang kapal.
Untuk harga L/H yang besar akan mengurangi kekuatan memanjang kapal sebaliknya.
Untuk harga L/H yang kecil akan menambah kekuatan memanjang kapal .
Biro Klasifikasi Indonesia ( BKI ) 2004 mensyaratkan perbandingan ukuran kapal sebagai berikut :
1. L/H = 14 Untuk daerah pelayaran samudra
2. L/H = 15 Untuk daerah pelayaran pantai
3. L/H = 17 Untuk daerah pelayaran local
4. L/H = 18 untuk daerah pelayaran terbatas
Dari ketentuan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa daerahyang mempunyai gelombang besar atau pengaruh–pengaruh luar lainnya yang lebih besar sebuah kapal mempunya persyaratan harga perbandingan L/H yang lebih kecil.
Penyimpangan–penyimpangan dari ketentuan di atas masih dimungkinkan atas dasar bukti perhitungan kekuatan yang dapat di pertanggung jawabkan.
Lebar kapal ( B ), terutama mempunyai pengaruh pada tinggi metasentra melintang. Kapal dengan displacement yang sama, yang mempunyai B besar akan memiliki tinggi metasentra ( KM ) yang lebih besar.
Perbandingan B/T , terutama mempunyai pengaruh pada Stabilitas Kapal .
Harga perbandingan B/T yang rendah akan mengurangi Stabilitas Kapal .
Untuk kapal – kapal sungai hargaperbandingan B/T dapat di ambilsangat besar, Karena harga T dibatasi oleh kedalaman sungai yang pada umumnya sudah tertentu. Tinggi Dek ( H ), terutama mempunyai pengaruh pada tinggi titik berat kapal ( KG) atau center of Gravity dan juga pada kekuatan kapal serta ruangan dalam kapal.
Pada umumnya kapal barang mempunyai harga KG sebesar 0,6H. Sarat air ( T ), terutama mempunyai pengaruh pada tinggi Center of Bouyancy ( KB).
Perbandingan H/T , terutama berhubungan dengan reserve displacement atau daya apung cadangan. Harga H/T yang besar dapat dijumpai pada kapal – kapal penumpang. Harga H – T disebut lambung timbul ( Free Board ), dimana secara sederhana dapat disebutkan bahwa lambung timbul adalah tinggi tepi dek dari permukaan air.
Sebagai gambaran diberikan data– data mengenai koefisien bentuk dan perbandingan ukuranutama dengan tujuan supaya dapat diketahui apakah kapal yang direncanakan mempunyai bentuk dan ukuran yang wajar dan tidak menyimpang dari kebiasaan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar