Selasa, 06 Desember 2011

3 cara cek alternator

1. Lepas kutub positif Aki


lepas kutub positif saat mesin hidup

nyalakan mesin mobil, lalu diamkan selama 1 menit, setelah itu cabut kutub positif aki dan liat reaksinya. apabila mobil langsung mati mesinnya, berarti altenator memang tidak dapat membuat daya listrik yang menghantarkan ke aki (charge). apabila alternator bermasalah, segera diperbaiki ke tukang alternator atau bisa juga ke tukang dinamo starter untuk dimintai menggulung ulang dinamonya apabila memang terdapat kerusakan
.

2. Cek Magnet Alternator



apakah ada magnet di altenatornya?

sama seperti cara pertama, mesin dinyalakan lalu kita tempelkan ujung obeng ke bagian alternator. apabila terdapat magnet yang disebabkan berputarnya kumparan dinamo, maka altenatornya masih berfungsi dengan baik namun hal ini tak jarang bisa menipu, ada temen yang alternatornya masih berasa magnetnya namun saat dicek oleh tukang servis altenartor, ada kerusakan kecil sehingga terkadang indikator di panel dasboard menyala saat mesin hidup.

3. Cek Voltase tegangan Aki



Indikator aki seperti terkadang menipu

jangan mau percaya dengan indikator aki seperti yang ada digambar, karena titik indikator tersebut hanya bertumpu pada satu plat yang dekat dengan indikatornya saja, sehingga tidak dapat membaca kondisi aki secara keseluruhan. mintalah tukang aki untuk mengecek voltase, bandingkan antara mesin mati dan mesin hidup, apabila mesin hidup namun voltase atau tegangannya tidak berubah naik maka sudah dipastikan aki bermasalah.

mudah kan cara ngeceknya, usahakan tidak terlalu sering menguras aki karena akan memperpendek umur aki itu sendiri, apabila kita memiliki aki baru, jangan pernah dikuras, cukup tambahkan air akinya saja apabila berkurang. setelah setahun aki mengalami masalah, barulah dicoba untuk dikuras.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar