Selasa, 06 Desember 2011

Jenis kerusakan aki

I. Discharge / Under Charge :
Yaitu Kondisi kapasitas battery yang kurang, sebagai akibat ketidak
seimbangan anatar pengeluaran arus dengan pengisian kembali.
Penyebab battery discharge a.l. :
1. Arus ampere pengisian pada charging system kendaraan kurang ,
(tidak mencukupi) dari standar arus pengisian yang dibutuhkan
battery
.
2. Tidak seimbangnya kondisi antara penggunaan battery untuk starter
dengan waktu hidup mesin (banyak starter).
3. Penambahan aksesoris yang berlebihan (tidak sesuai dengan kapa –
sitas battery yang terpasang pada kendaraan).
4. Battery yang sudah terpasang pada kendaraan / dalam kondisi Wet
charge, didiamkan dalam jangka waktu yang lama
II. Over Charge :
Yaitu kerusakan pada plate – plate dan separator battery, sebagai akibat
kelebihan arus pengisian, yang menyebabkan plate dan separator battery
sehingga tidak dapat menyimpanstroom.
Penyebab battery over charge diantaranya :
1. Arus ampere pengisian pada charging system kendaraan terlalu besar dari
standar arus pengisian yang dibutuhkan battery.
2. Pada saat penambahan elektrolite, banyak menggunakanaccu-zuur,
sehingga elektrolite dalam bettery menjadi pekat.
3. Pada waktu melakukan penambahan stroom diluart kendaraan (charge) ,
menggunakan ampere pengisian yang besar dalam jangka waktu yang lama.
III. Sulfation :
Yaitu kerusakan pada plate – plate battery sebagai akibat battery terlalu
lama didiamkan dalam kondisi kosong ( terlambat penyetruman), sehingga
plate – plate battery tidak dapat kembali ke kondisi semula.
Penyebab battery sulfation a. l . :
1. Kelalaian dalam penanganan, battery dibiarkan kosong tanpa adanya
penyetruman kembali.
2. Cairan elektrolite dibiarkan dalam kondisi kosong ( dibawah garis –
lower level ), sehingga sebagian permukaan plate dan separator tidak
terendam dalam cairan elektrolite yang dalam jangka waktu tertentu
akan mengakibatkan plate teroksidasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar