Kamis, 01 Desember 2011

Tahapan Pengontrolan Motor

Tahapan Pengontrolan motor pada dasarnya dibagimenjadi 3 tahap, yaitu
1. Pengontrolan pada waktustart ( starting )
Untuk motor yang dayanya kurang dari 4 KW, pengoperasian motor dapat disambung secara langsung ( direct on line ). Sedangkan untuk daya yang besar pengasutannya dengan pengendali awal motor ( motor starter ) yang bertujuan untuk meredam arus awal yang besarnya 5 sampai 7 kali arus nominal.

2. Pengontrolan pada waktumotor keadaan jalan (running)
Beberapa saat setelah motormulai jalan, arus yang mengalir secara bertahap segera menurun ke posisi arus nominal. Selanjutnya motor dapat dikendalikan sesuai kebutuhan, misalnya dengan pengaturan kecepatan, pembalikan arah perputaran, dan sebagainya.
3. Pengontrolan pada waktu menghentikan motor (pengereman/ stopping ).
Tahap ini merupakan tahap akhir dari pengoperasian motor dengan cara memutuskan aliran arus listrik dari sumber tenaga listrik, yang prosesnya bisa dikendalikan sedemikian rupa (misalnya dengan pengereman / break ), sehingga motor dapat berhenti sesuai dengan kebutuhan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar