Minggu, 20 November 2011

Rotary Seal

Fungsi dan cara kerja:
Rotary seal atau yg juga sering disebut sebagai shaft seal, Ialah seal yang digunakan untuk menyegel suatu benda yang bergerak memutar (radial). salah satu contoh umum dari seal ini ialah Oil Seal.
Rotary seal digunakan untuk mencegah terjadinya kebocoran cairan yang ada pada suatu sistem melalui Shaft yg berputar.Rotary Seal biasanya terdiri dari tiga komponen yaitu besi, karet, dan per(spring).

Hal yang perlu diperhatikan:
Rotary seal harus tahan terhadapgesekan, karena seringkali benda yg di seal (shaft) berputar pada kecepatan yg cukup tinggi.
Rotary seal sebaiknya mempunyai kelenturan yang baik, agar seal dapat mencengkram shaft dengan sempurna (tidak terdapat celah antara shaft dengan bibir seal), per dalam oil seal berfungsi sebagai penguat cengkraman bibir seal (Seal lip) terhadap Shaft.
Rotary seal sebaiknya tahan terhadap pelumas/cairan yang digunakan, jika karet yang digunakan tidak sesuai, maka akan terjadi pembengkakan padakaret yang mengakibatkan terjadinya celah antara bibir seal dengan shaft, dan akhirnya terjadi kobocoran (leaking).
Rotary seal sebaiknya memiliki ketahanan terhadap panas (heat Buildup) yang baik, karena shaft berputar dan terjadi gesekan antara shaft dengan bibir seal, seperti pada hal lainnya, gesekan akan otomatis menimbulkan panas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar