Selasa, 06 Desember 2011

Cara Kerja Tutup Radiator

Cooling system dalam sebuah kendaraan merupakan komponen penting untuk menjaga temperatur kerja mesin agar tidak terjadi overheating.


Tutup radiator tidak hanya berfungsi untuk menutup radiator seperti kita menutup botol berisi air kalau sudah di tutup selesai permasalahan karena air tidak keluar.


sirkulasi air pendingin


Di dalam system pendinginan kendaraan, ketika temperatur naik secara otomatis suhu air pendingin ikut naik dan tekanan di dalam system ikut naik. Terdapat mekanisme di tutup radiator agar dengan naik nya suhu dan tekanan tidak menyebabkan radiator atau slang radiator meledak.


relief valve bekerja

Pada gambar diatas, relief valve terdorong oleh tekanan air radiator ketika tekanan di dalam radiator melebihi tekanan pegas relief valve, besarnya tekanan biasanya tertulis di tutup radiator . Selanjutnya air mengalir ke reservoir atau tabung cadangan air radiator .


vacuum valve bekerja

Ketika temperatur kerja dari sensor temperatur air radiator ( water temperatur sensor ) tercapai, motor cooling fan bekerja, hembusan angin menyebabkan suhu dan tekanan turun, terjadi vacuum di system pendingin, vacuum valve terbuka dan air dari tabung cadangan atau reservoir masuk ke radiator .
Vacuum valve berfungsi juga untuk bleding air dalam cooling system, ketika masih terdapat udara yang terjebak di dalam system.

Tip mengisi air radiator :
Jika cooling system habis di kuras dan di ganti dengan air radiator baru, masukan air radiator sampai penuh, jangan pasang dulu tutup radiator , tetapi jalankan mesin untuk beberapa saat, air radiator akan turun karena mengisi ruang kosong dalam mesin yang di sirkulasikan oleh pompa air ( water pump ), tambahkan lagi air radiator sampai penuh lagi, kemudian tutup radiator nya. Jangan lupa juga isi tabung cadangan air radiator ( reservoir ).
Kalau hal diatas tidak di lakukan, untuk beberapa type mobil bisa menjadi penyebab over heating. Apa kira- kira sebabnya? Silakan beri koment di bawah.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dari tutup radiator :

kondisi karet relief valve, karet relief valve bisa rusak karena pemakaian radiator coolant yang tidak cocok, pemakaian radiator coolant yang tidak cocok juga bisa merusak karet thermostat.
kondisi vacuum valve

tekanan pegas relief valve yang bisa di cek menggunakan radiator cup tester.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar