Selasa, 06 Desember 2011

Analisa Kerusakan Pada Alternator

Kerusakan yang terjadi pada alternator biasanya tidak langsung terlihat. Namun akibatnya justru akan terlihat pada fungsi aki dalam menyediakan energi listrik bagi system kelistrikan mobil. Karena fungsi alternator untuk menghasilkan energi listrik dari putaran mesin. Berikut ini analisa kemungkinan kerusakan yang bisa terjadi pada alternator
.

1. Aki tidak terisi tapi mesin bisa distarter

- Belt alternator kendor atau sudah aus. Belt harus dikencangkan atau malah harus diganti.

- Kabel alternator terkelupas atau putus. Periksa rute kabel kemudian isolasi kabel yang terkelupas. Jika rusak ganti kabel baru.

- Alternator rusak sehingga sudah saatnya diganti.

- Regulator tegangan rusak

2. Alternator berisik

- Belt alternator kendor atau aus sehingga perlu dikencangkan atau malah harus diganti.

- Flens puli alternator bengkok sehingga harus ganti puli yang baru.

- Bearing alternator sudah aus atau bagian lain alternator ada yang rusak sehingga harus diganti

- Dudukan alternator kendor sehingga baut dudukannya harus dikencangkan.

3. Lampu atau sekring sering putus.

- System perkabelan ada yang rusak. Periksa hubungan kabel-kabel jika ada yang terkelupas segera ditutup atau diganti.

- Alternator rusak sehingga harus diganti

- Periksalah aki , jika rusak harus diganti.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar