Selasa, 06 Desember 2011

Cara Membongkar dan Merakit Alternator

A. Pembongkaran Alternator

Beri tanda pada host/bagian depan dan belakang supaya mudah pada saat perakitan lagi
Lepas roda dan puli dengan alat yag sesuai.


Lepas baut pengikat bagian belakang dengan depan dan pisahkan unit belakang dari unit bagian depan
Rotor dilepas dengan cara dipres menggunakan alat khusus kemudian kontrol kelonggaran bantalan. Bila aus lepas pengikat bantalan rotor dan lepas bantalan rotor dari host dengan dipres.
Lepas pelat diode dari bagian belakang, lepas stator dari diode dengan menggunakan solder




Lepas rumah sikat – sikat dan meng-ukur panjangnya. Bila terlalu pendek ganti dengan menggunakan solder, jaga gulungan stator jangan lecet (akibat benturan benda keras)
Pres bantalan pada rumah belakang (beri oli supaya pengepresan mudah)
Solder sikat arang pada rumahnya. Jepit kabel sikat dengan tang lancip supaya panas mengalir ke tang kemudian pasang rumah sikat
B. Perakitan Alternator

Solder gulungan stator dengan diode – diode sesuai rangkaian, kemudian masukkan stator pada rumah belakang dan pasang pelat diode – diode. Jaga gulungan stator dari benturan benda keras


Kontrol isolasi pelat diode positif dengan lampu kontrol dan bersihkan sisa – sisa timah penyolderan



Pasang bantalan pada rotor dengan dipres menggunakan alat khusus (beri oli supaya pengepresan mudah). Dan pasang bantalan dengan rotor pada rumah depan. (Beri oli supaya pengepresan mudah)


Tahan sikat – sikat dengan batang khusus (kawat las) supaya tidak patah saat unit rumah depan dengan unit belakang dirakit



Rakit unit rumah depan dengan unit rumah belakang dengan posisi yang betul dan pasang baut pengikat rumah
Pasang unit kipas, roda puli dan kencangkan baut pengikatnya dengan kunci yang sesuai.



Langkah terakhir, kontrol kondisi mekanis alternator . Tidak boleh ada suara berisik, macet atau longgar.
Selesai…..!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar